Tragedi Kebakaran di Jakarta, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Puluhan Rumah Hangus!

Kabar duka kembali menyelimuti ibukota. Sebuah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menghanguskan lebih dari 40 rumah warga. Kebakaran yang terjadi pada Senin dini hari, 21 April 2025, sekitar pukul 02.30 WIB diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik dari salah satu rumah warga.

Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya, yang umumnya merupakan bangunan semi-permanen dengan material mudah terbakar. Kepanikan dan isak tangis mewarnai upaya warga menyelamatkan diri dan barang berharga seadanya di tengah kegelapan malam. Kobaran api yang tinggi dan asap hitam pekat menyulitkan proses pemadaman awal oleh warga sekitar yang hanya menggunakan alat seadanya.

Petugas pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat segera diterjunkan ke lokasi kejadian dengan lebih dari 15 unit mobil pemadam. Namun, akses jalan yang sempit dan padatnya bangunan di permukiman tersebut menjadi kendala yang signifikan dalam upaya pemadaman. Setelah lebih dari tiga jam berjibaku, petugas akhirnya berhasil melokalisir dan memadamkan api sekitar pukul 05.45 WIB, serta melakukan pendinginan untuk mencegah terjadinya kebakaran susulan.

Data sementara dari pihak kelurahan dan relawan menyebutkan bahwa 43 rumah dan sejumlah kontrakan ludes dilalap si jago merah. Lebih dari 150 jiwa kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda mereka. Kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Tidak hanya itu, laporan mengenai lima warga mengalami luka ringan akibat terkena serpihan material dan sesak napas juga diterima, meskipun belum ada informasi pasti mengenai adanya korban jiwa.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan tim forensik dari kepolisian. Namun, dugaan kuat mengarah pada korsleting listrik dari salah satu rumah warga yang instalasi listriknya sudah tua dan diduga mengalami masalah. Kondisi permukiman yang padat dan rentan juga mempercepat penyebaran api.

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Sosial dan BPBD DKI Jakarta telah bergerak cepat untuk memberikan bantuan darurat kepada para korban kebakaran. Posko pengungsian didirikan di kantor kelurahan setempat dan beberapa tenda darurat, menampung sementara warga yang kehilangan tempat tinggal.