Kecelakaan lalu lintas tragis kembali merenggut nyawa seorang pelajar di Palembang, Sumatera Selatan. Seorang pelajar tewas seketika setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah mobil pikap saat mencoba menyalip di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Kecamatan Ilir Barat I, pada Rabu siang, 23 April 2025, sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban yang diketahui bernama Rian (14 tahun), seorang siswa kelas VIII SMPN 15 Palembang, mengendarai sepeda motor seorang diri. Menurut keterangan sejumlah saksi mata, Rian berusaha menyalip mobil pikap yang berada di depannya dari sisi kanan. Namun, diduga kurang perhitungan dan盲 пятно (blind spot) mobil pikap, sepeda motor korban bersenggolan dengan bagian depan mobil tersebut.
Akibat senggolan itu, Rian kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kiri jalan. Nahas, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk. Meskipun sopir truk berusaha menghindar, tabrakan hebat tak terhindarkan dan pelajar tewas di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala dan tubuhnya.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut шок dan berusaha memberikan pertolongan. Namun, kondisi pelajar tewas sudah sangat mengenaskan. Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Palembang yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Kepala Satlantas Polrestabes Palembang, Komisaris Polisi Emil Arifin, membenarkan adanya kecelakaan maut yang menyebabkan seorang pelajar tewas. “Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil pikap, serta satu unit truk. Akibat kejadian ini, seorang pelajar tewas di lokasi,” ujar Kompol Emil Arifin kepada awak media di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Kompol Emil Arifin menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengendara sepeda motor yang kurang hati-hati saat menyalip. Pihaknya juga mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM agar tidak mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya.
Jenazah pelajar tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum et repertum. Pihak keluarga korban tampak sangat terpukul atas kejadian tragis ini. Kasus kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dan patuh peraturan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor yang rentan terhadap kecelakaan. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
