Warga Palu kembali diresahkan dengan penemuan sesosok mayat bayi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna. Penemuan ini terjadi pada Senin (29/4/2024) sekitar pukul 10.00 Wita dan langsung memicu perhatian serta keprihatinan mendalam dari masyarakat sekitar. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan dalam kondisi terbungkus dalam kantong plastik berwarna hitam.
Penemuan mayat bayi ini pertama kali dilaporkan oleh seorang pemulung bernama Amri (40) yang sedang mencari barang bekas. Saksi mata menuturkan bahwa ia mencium bau menyengat dari dalam kantong plastik hitam yang tergeletak di antara tumpukan sampah. Karena curiga, ia kemudian membuka kantong tersebut dan terkejut mendapati jasad bayi di dalamnya.
Pihak kepolisian setempat segera bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Tim Inafis Polresta Palu telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti yang dapat mengarah pada pengungkapan identitas bayi serta pelaku yang tega membuangnya.
Dugaan kuat mengarah pada bayi tersebut merupakan korban dari hubungan gelap yang tidak bertanggung jawab. Motif pembuangan bayi ini disinyalir untuk menutupi aib dan menghindari tanggung jawab dari pihak-pihak yang terlibat.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Barliansyah melalui Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Afriansyah Putra Abaka menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan intensif terkait kasus ini. “Kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Jenazah bayi juga sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum,” ujarnya.
Penemuan mayat bayi di TPA Kawatuna ini menambah daftar panjang kasus serupa yang terjadi di berbagai daerah. Masyarakat Palu berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku. Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya edukasi seksualitas dan dukungan bagi perempuan yang berada dalam situasi sulit.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan bayi ini untuk segera menghubungi kantor polisi terdekat atau melalui call center 110. Sekecil apapun informasi yang diberikan, sangat berpotensi untuk membantu mengungkap kasus tragis ini.
