Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Asahan selama tiga hari terakhir menyebabkan banjir di lima kecamatan. Genangan air bervariasi antara 10 hingga 50 cm, mengakibatkan ratusan hektare sawah milik warga terendam. Kepala Pelaksana BPBD Asahan, Hary Naldo Tambunan, menyatakan bahwa meskipun air mulai surut, dampak banjir masih dirasakan oleh masyarakat.
Petugas BPBD saat ini sedang melakukan validasi data untuk mengetahui jumlah rumah dan lahan pertanian yang terdampak. Kecamatan Simpang Empat dilaporkan sebagai daerah terparah akibat luapan air dari tanggul yang tidak mampu menahan debit air. Warga diimbau untuk waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait potensi banjir susulan.
Pemerintah daerah berencana untuk memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak, termasuk penyediaan tenda untuk pengungsi. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan saling membantu dalam situasi sulit ini, serta menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit pasca-banjir.
