Hari: 26 April 2025

Sensasi Pempek Panggang Palembang: Aroma Bakaran yang Menggoda Selera

Palembang, Sumatera Selatan, tak hanya terkenal dengan pempek rebus dan gorengnya yang legendaris. Ada satu varian pempek lain yang tak kalah menggoda dan memiliki daya tarik tersendiri, yaitu pempek panggang. Dengan aroma bakaran yang khas dan cita rasa yang unik, pempek panggang menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda dan semakin memperkaya khazanah kuliner Palembang.

Keistimewaan pempek panggang terletak pada proses memasaknya yang tidak digoreng atau direbus, melainkan dipanggang di atas bara api atau teflon panas. Proses pemanggangan ini memberikan aroma smoky yang khas dan tekstur yang sedikit berbeda dibandingkan pempek pada umumnya. Bagian luar pempek menjadi lebih kering dan sedikit renyah, sementara bagian dalamnya tetap kenyal dan lembut. Aroma bakaran inilah yang seringkali membuat siapa saja yang menciumnya langsung tergoda.

Varian pempek panggang yang paling populer adalah pempek tunu. Pempek ini berukuran kecil, berbentuk silinder pipih, dan biasanya diisi dengan ebi sangrai yang gurih dan pedas. Isian ebi inilah yang menjadi ciri khas utama pempek tunu dan memberikan sensasi rasa yang lebih intens dan nikmat. Selain ebi, ada juga varian pempek panggang yang diisi dengan kecap manis pedas atau bahkan tanpa isian, yang tetap lezat dinikmati dengan kuah cuko.

Kuah cuko yang disajikan bersama pempek panggang juga memiliki sedikit perbedaan. Biasanya, cuko untuk pempek panggang cenderung lebih kental dan lebih terasa pedasnya. Perpaduan antara aroma bakaran pempek yang khas, tekstur yang unik, isian ebi yang gurih pedas, serta kuah cuko yang kental dan pedas inilah yang menciptakan sensasi rasa yang begitu menggoda selera.

Meskipun tidak sepopuler pempek rebus atau goreng, pempek panggang memiliki penggemar setia tersendiri. Banyak warung makan dan pedagang kaki lima di Palembang yang menjajakan pempek jenis ini, terutama di kawasan-kawasan kuliner tradisional. Mencari pempek panggang bisa menjadi petualangan kuliner yang menarik saat berkunjung ke Palembang. Proses pembuatan pempek panggang yang relatif sederhana juga menjadi daya tarik. Setelah adonan pempek dibentuk dan sedikit direbus atau dikukus sebentar,

Posted by admin in Berita

Polres Musi Rawas Ciduk 2 Pemuda Pengedar Sabu dalam Operasi Senyap

Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Musi Rawas, Sumatera Selatan, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Dalam sebuah operasi senyap yang digelar pada hari Jumat, 25 April 2025, petugas berhasil ciduk pengedar sabu yang beroperasi di wilayah hukum mereka. Dua orang pemuda berhasil diamankan beserta barang bukti narkotika jenis sabu.

Operasi ciduk pengedar sabu ini dilakukan di dua lokasi berbeda di Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Penangkapan pertama dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah rumah kontrakan. Petugas berhasil mengamankan seorang pemuda bernama Roni Saputra (23 tahun) yang diduga kuat sebagai pengedar sabu. Dari tangan Roni, polisi berhasil menyita barang bukti berupa beberapa paket sabu siap edar dengan berat total sekitar 5 gram, alat timbang digital, serta sejumlah uang tunai yang diduga hasil penjualan narkoba.

Selanjutnya, pengembangan dari penangkapan pertama mengarah pada satu nama lain. Sekitar pukul 23.00 WIB di hari yang sama, petugas kembali berhasil ciduk pengedar sabu lainnya yang diketahui bernama Andre Pratama (21 tahun) di kediamannya yang juga berada di wilayah Kecamatan Muara Beliti. Dari tangan Andre, polisi menemukan barang bukti berupa beberapa paket kecil sabu dan alat komunikasi yang digunakan untuk transaksi narkoba.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Imam Santoso, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Herman Junaidi, pada Sabtu, 26 April 2025, membenarkan penangkapan kedua pemuda yang diduga sebagai ciduk pengedar sabu tersebut. “Kami berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Muara Beliti. Penangkapan ini merupakan hasil dari informasi masyarakat dan penyelidikan yang kami lakukan,” ujar AKP Herman Junaidi.

Lebih lanjut, AKP Herman Junaidi menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua tersangka untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas. Barang bukti sabu yang diamankan akan segera dikirim ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal tentang penyalahgunaan dan peredaran narkotika dengan ancaman hukuman pidana yang berat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Keberhasilan Polres Musi Rawas dalam ciduk pengedar sabu ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Mereka berharap pihak kepolisian terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi sekecil apapun terkait aktivitas peredaran narkoba di lingkungan mereka. Pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Proses hukum terhadap kedua tersangka akan segera dilanjutkan.

Posted by admin in Berita

Pempek Sumsel: Kelezatan Ikonik yang Menggoda Selera dan Mendunia

Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya Palembang, memang tak dapat dipisahkan dari ikon kuliner yang satu ini: pempek. Makanan berbahan dasar ikan dan sagu ini telah lama menjadi primadona, bukan hanya di kalangan masyarakat Sumsel, tetapi juga di seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara. Cita rasanya yang khas, teksturnya yang kenyal, serta kuah cuko yang asam manis pedas, sukses menggoda selera siapa saja yang mencobanya.

Pempek memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan kuliner Sumsel. Konon, makanan ini telah ada sejak abad ke-16 dan dipengaruhi oleh pedagang Tiongkok yang datang ke Palembang. Nama “pempek” sendiri dipercaya berasal dari sebutan seorang pedagang tua Tiongkok (“apek”) yang menjajakan makanan ini. Seiring berjalannya waktu, pempek mengalami evolusi dan kini hadir dalam berbagai varian yang menggugah selera.

Keunikan pempek terletak pada kombinasi bahan baku yang sederhana namun menghasilkan cita rasa yang kompleks. Ikan sungai seperti ikan belida atau gabus (kini sering diganti dengan ikan tenggiri karena ketersediaannya) dihaluskan dan dicampur dengan tepung sagu serta bumbu-bumbu rahasia. Proses pembuatan yang telaten menghasilkan tekstur pempek yang kenyal namun lembut di dalam.

Variasi pempek yang beragam juga menjadi daya tarik tersendiri. Mulai dari pempek kapal selam yang berisi telur ayam utuh, pempek lenjer yang berbentuk panjang silinder, pempek adaan yang bulat dan sedikit renyah, pempek kulit yang terbuat dari kulit ikan, hingga pempek keriting yang bentuknya unik seperti mi. Setiap jenis pempek menawarkan sensasi rasa dan tekstur yang berbeda, memanjakan lidah para penggemarnya.

Namun, kunci kelezatan pempek yang sesungguhnya terletak pada kuah cukonya. Cuko yang berwarna cokelat kehitaman ini terbuat dari gula merah, cabai, bawang putih, asam jawa, dan bumbu-bumbu lainnya. Rasa asam manis pedas yang segar dari cuko berpadu sempurna dengan gurihnya pempek, menciptakan harmoni rasa yang tak terlupakan dan selalu membuat penikmatnya ketagihan.

Popularitas pempek Sumsel telah melampaui batas regional. Hampir di setiap kota besar di Indonesia, kita dapat menemukan warung atau restoran yang menjajakan pempek. Bahkan, pempek kini mulai dikenal dan digemari di mancanegara, menjadi salah satu representasi kekayaan kuliner Indonesia di mata dunia.

Posted by admin in Berita

Harga Buah-buahan di Pasaran Sumsel Meroket: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Dampaknya?

Pasaran Sumsel Kabar kurang mengenakkan bagi masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) datang dari pasar tradisional maupun modern. Dalam beberapa waktu terakhir, harga berbagai jenis buah-buahan mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Fenomena ini tentu menimbulkan pertanyaan di kalangan konsumen dan pedagang, serta berpotensi memberikan dampak yang cukup luas. Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan harga buah-buahan di pasaran Sumsel melonjak, dan bagaimana dampaknya bagi masyarakat?

Beberapa faktor disinyalir menjadi penyebab utama kenaikan harga buah-buahan ini. Salah satunya adalah faktor cuaca dan musim. Perubahan iklim yang tidak menentu dapat memengaruhi hasil panen petani buah. Curah hujan yang tinggi atau musim kemarau yang berkepanjangan dapat menyebabkan gagal panen atau penurunan produksi buah secara keseluruhan. Akibatnya, pasokan buah ke pasaran menjadi terbatas, yang pada akhirnya mendorong kenaikan harga.

Selain itu, faktor logistik dan distribusi juga memainkan peran penting. Biaya transportasi yang meningkat, baik akibat kenaikan harga bahan bakar maupun kendala infrastruktur, dapat berkontribusi pada mahalnya harga buah di tingkat konsumen. Rantai distribusi yang panjang dari petani hingga ke pedagang juga dapat menambah biaya dan memengaruhi harga akhir.

Permintaan pasar juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Pada momen-momen tertentu, seperti perayaan hari besar atau musim tertentu, permintaan akan buah-buahan tertentu dapat meningkat secara signifikan. Jika pasokan tidak dapat mengimbangi permintaan yang tinggi ini, maka harga akan cenderung naik.

Lantas, apa dampak dari melonjaknya harga buah-buahan ini bagi masyarakat Sumsel? Dampak yang paling terasa tentu adalah meningkatnya pengeluaran rumah tangga. Buah-buahan merupakan salah satu sumber nutrisi penting bagi kesehatan. Kenaikan harga dapat memaksa masyarakat untuk mengurangi konsumsi buah atau mencari alternatif yang lebih murah namun mungkin kurang bergizi. Hal ini tentu dapat memengaruhi kualitas gizi masyarakat secara keseluruhan.

Bagi pedagang buah, kenaikan harga dapat menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, mereka mungkin mendapatkan keuntungan lebih besar dari setiap buah yang terjual. Namun, di sisi lain, kenaikan harga juga dapat menyebabkan penurunan daya beli konsumen, sehingga volume penjualan mereka menurun. Pedagang juga perlu modal yang lebih besar untuk membeli stok buah dengan harga yang lebih tinggi.

Posted by admin in Berita

Garam Sumbar Makin Berkualitas Berkat Bantuan PT Garam

Garam Sumbar Berkualitas – Kabar menggembirakan bagi petani garam di Sumatera Barat (Sumbar)! Kualitas garam Sumbar kini semakin meningkat berkat adanya program pendampingan dan bantuan dari PT Garam (Persero). Sinergi positif ini bertujuan untuk meningkatkan mutu produksi garam lokal sehingga mampu bersaing di pasar nasional.

Melalui program kemitraan ini, PT Garam memberikan bimbingan teknis kepada petani garam Sumbar terkait praktik produksi garam yang baik dan benar. Mulai dari pemilihan lahan yang tepat, teknik pengkristalan yang efektif, hingga proses panen dan pasca panen yang menjaga kualitas garam. Bantuan berupa sarana dan prasarana produksi juga turut diberikan untuk mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas garam Sumbar.

Peningkatan kualitas garam Sumbar ini memiliki dampak yang signifikan bagi kesejahteraan petani. Dengan garam yang lebih berkualitas, harga jual di pasaran pun menjadi lebih tinggi, sehingga meningkatkan pendapatan petani. Selain itu, garam Sumbar yang berkualitas juga berpotensi mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor garam, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Upaya PT Garam dalam membina petani garam Sumbar ini merupakan langkah strategis dalam mengembangkan potensi garam lokal. Sumatera Barat memiliki potensi lahan garam yang cukup besar, dan dengan pendampingan yang tepat, garam Sumbar dapat menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.

Sinergi antara petani garam Sumbar dan PT Garam ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang baik antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan petani lokal. Dukungan dari PT Garam tidak hanya sebatas teknis produksi, tetapi juga mencakup aspek manajemen usaha dan pemasaran, sehingga petani garam Sumbar semakin berdaya dan mandiri. Dengan garam Sumbar yang semakin berkualitas, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat petani garam.

Lebih lanjut, program peningkatan kualitas garam Sumbar ini juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. PT Garam mendorong praktik produksi garam yang ramah lingkungan, sehingga tidak hanya menghasilkan garam berkualitas tinggi tetapi juga menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Dengan fokus pada kualitas dan keberlanjutan, garam Sumbar memiliki prospek cerah untuk menjadi pemain kunci di pasar garam nasional.

Posted by admin in Berita, News

Waspada! Pencurian Motor di Lahan Parkir Palembang Semakin Meresahkan Warga

Pencurian Motor Kota Palembang kini dihadapkan pada permasalahan keamanan yang cukup serius, terutama terkait maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menyasar area parkir. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi bagi korban, tetapi juga menciptakan keresahan dan ketidakpercayaan terhadap keamanan fasilitas parkir yang seharusnya terjamin. Lahan parkir, baik di pusat perbelanjaan, perkantoran, rumah sakit, hingga area publik lainnya, kini menjadi lokasi rawan bagi para pelaku kejahatan.

Data dan laporan dari pihak kepolisian serta kesaksian korban menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kasus curanmor di berbagai lokasi parkir di Palembang dalam beberapa waktu terakhir. Pencurian Motor Modus operandi pelaku pun beragam, mulai dari menggunakan kunci letter T, merusak kunci kontak, hingga memanfaatkan kelengahan petugas parkir dan sistem keamanan yang dianggap lemah. Bahkan, beberapa kasus terjadi di area parkir yang dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV), namun pelaku tetap nekat dan berhasil membawa kabur kendaraan korban.

Faktor-faktor Penyebab Maraknya Curanmor di Lahan Parkir

Beberapa faktor diduga menjadi penyebab maraknya aksi curanmor di lahan parkir Palembang. Di antaranya adalah kurangnya pengawasan yang efektif dari petugas parkir, minimnya fasilitas keamanan yang memadai seperti kamera CCTV yang berfungsi optimal dan penjagaan yang ketat, serta potensi adanya oknum yang terlibat dalam memuluskan aksi kejahatan ini. Selain itu, kondisi ekonomi yang sulit juga disinyalir menjadi salah satu pendorong tindak kriminalitas.

Kelemahan dalam sistem pengelolaan parkir, seperti kurangnya verifikasi identitas kendaraan dan pemilik, serta tidak adanya sistem penguncian ganda pada area parkir, juga memberikan celah bagi pelaku untuk beraksi. Lahan parkir yang luas dan kurang penerangan juga menjadi tempat yang ideal bagi pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa terdeteksi.

Dampak Negatif Maraknya Curanmor di Lahan Parkir

Maraknya curanmor di lahan parkir Palembang memiliki dampak negatif yang luas bagi masyarakat. Selain kerugian materiil yang dialami korban, rasa aman dan nyaman warga juga terganggu. Masyarakat menjadi enggan untuk memarkirkan kendaraannya di tempat umum, yang pada akhirnya dapat menghambat aktivitas ekonomi dan sosial. Kepercayaan terhadap pengelola parkir juga menurun drastis, dan citra kota Palembang sebagai tempat yang aman pun ikut tercoreng.

Posted by admin in Berita

Angin Segar Industri Penerbangan: Harga Avtur Turun di 37 Lokasi

Kabar gembira menghampiri industri penerbangan nasional. Harga bahan bakar pesawat terbang (avtur) dilaporkan mengalami penurunan di 37 lokasi berbeda di seluruh Indonesia. Penurunan ini tentu menjadi angin segar bagi maskapai penerbangan, berpotensi meringankan beban operasional dan memberikan dampak positif bagi harga tiket serta daya saing industri secara keseluruhan.

Penurunan harga avtur ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk fluktuasi harga minyak mentah global dan efisiensi dalam rantai pasokan. Avtur merupakan salah satu komponen biaya operasional terbesar bagi maskapai. Dengan penurunan harga ini, diharapkan maskapai dapat mengelola keuangan dengan lebih baik, yang pada akhirnya dapat berujung pada tarif penerbangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Analis industri penerbangan menyambut baik perkembangan ini. Mereka menilai penurunan harga avtur sebagai momentum positif untuk pemulihan sektor penerbangan yang sempat terpuruk akibat berbagai tantangan global. Dengan biaya operasional yang lebih rendah, maskapai memiliki ruang gerak lebih besar untuk melakukan ekspansi rute, meningkatkan frekuensi penerbangan, dan menawarkan promosi yang lebih menarik.

Meskipun demikian, para pelaku industri tetap perlu mencermati dinamika pasar global dan potensi perubahan harga avtur di masa depan. Stabilitas harga avtur akan menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan pemulihan dan pertumbuhan industri penerbangan. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi sektor ini.

Dampak positif dari penurunan harga avtur ini tidak hanya dirasakan oleh maskapai, tetapi juga oleh sektor pariwisata dan ekonomi secara luas. Harga tiket pesawat yang lebih kompetitif akan mendorong peningkatan mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan bisnis maupun wisata. Hal ini akan berdampak positif pada tingkat hunian hotel, kunjungan ke destinasi wisata, dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Ke depan, diharapkan penurunan harga avtur ini dapat terus berlanjut atau setidaknya stabil, memberikan kepastian bagi maskapai dalam perencanaan bisnis mereka. Efisiensi operasional dan inovasi teknologi juga akan menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing industri penerbangan Indonesia di kancah regional dan global. Penurunan harga avtur di 37 lokasi ini menjadi sinyal positif dan diharapkan menjadi pendorong bagi pertumbuhan yang berkelanjutan bagi industri penerbangan nasional.

Posted by admin in Berita